Setiap organisme hidup memerlukan alat untuk penyebarluasan spesiesnya. Berbeda dengan hewan yang mudah berpindah, tumbuhan dan fungi mutlak memerlukan sarana penyebarluasan ini. Salah satu sarana yang digunakan adalah spora.
Spora tidak lain adalah satu atau beberapa sel (bisa haploid ataupun diploid) yang terbungkus oleh lapisan pelindung. Sel ini dorman dan hanya tumbuh pada lingkungan yang memenuhi persyaratan tertentu, yang khas bagi setiap spesies. Fungsi spora sebagai alat persebaran (dispersi) mirip dengan biji, meskipun berbeda jika ditinjau dari segi anatomi dan evolusi.
Tumbuhan berbiji dipandang dari sudut pandang evolusi juga menghasilkan spora.
Pengertian spora berlaku umum, dalam arti tidak memandang bagaimana atau oleh spesies apa ia dibentuk. Akibatnya banyak istilah yang menggunakan kata ini. Penggunaan istilah spora meluas di lingkungan tumbuhan yang tidak berbiji (seperti paku-pakuan, lumut-lumutan, fungi, Myxozoa, dan bakteri.
Beberapa istilah lain juga menggunakan kata spora: sporozoit, sporoblas, yang bukan spora.
Espora | Spore | Spore | Espora | Itiö | Spore | נבג | Spora | 胞子 | Spora | Spore | Zarodnik | Esporo | Spore | Spor | Bào tử | Spôre