Pendidikan meliputi pengajaran keahlian khusus, dan juga sesuatu yang tidak dapat dilihat tetapi lebih mendalam yaitu pemberian pengetahuan, pertimbangan dan kebijaksanaan. Salah satu dasar utama pendidikan adalah untuk mengajar kebudayaan melewati generasi.
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.
Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:
Pendidikan tinggi merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional seperti yang diatur dalam UU RI No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya.
Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup.
Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti diharap oleh banyak orang yang memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran.
Banyak orang yang lain, pergelutan dan kejayaan kehidupan seharian lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, "Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya."
Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam -- sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka -- walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.
Ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan -- khususnya di Indonesia -- yaitu:
Sudah bukan rahasia lagi bahwa dunia pendidikan di Indonesia selalu diintervensi pihak-pihak luar. Akan tetapi faktor internal, terutama sekolah menjadi hal yang paling signifikan pengaruhnya. Pengkatrolan nilai atau kejadian-kejadian lain yang tidak mencerminkan makna pendidikan selalu saja terjadi. Sebagai contoh, Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang dilaksanakan setiap bulan Mei, saat ini hanya menjadi formalitas belaka. Jeda waktu antara UAS dan UN (Ujian Nasional) selalu dimanfaatkan oleh sekolah untuk merekayasa hasil UAS. Siswa-siswa yang nilainya di bawah standar kelulusan akan dipanggil untuk mengikuti ujian ulang tak terjadwal. Padahal, hasil ujian seharusnya diumumkan sesuai jadwal dan tidak ada ujian ulang untuk siswa yang nilainya di bawah standar.
Educazión | تعليم | Educación | Образование | শিক্ষা | Educació | Uddannelse | Bildung | Education | Eduko | Educación | آموزش | Éducation | Oideachas | חינוך | Education | Educazione | ᐃᓕᓐᓂᐊᖅᑐᓕᕆᓂᖅ | 教育 | 교육 | Educatioun | Ongerwies | Образование | Pendidikan | Onderwijs | Utdannelse | Edukacja | Educação | Educaţie | Образование | Education | Izobraževanje | Образовање | การศึกษา | Edukasyon | Eğitim | Освіта | Dugäl | 教育
This article is licensed under the GNU Free Documentation License.
It uses material from the
"Pendidikan".
Home Page • arts • business • computers • games • health • hospitals • home • kids & teens • news • physicians • recreation• reference • regional • science • shopping • society • sports • world